HilltopAds memungkinkan pengiklan untuk mempromosikan link ke channel dan bot Telegram guna meningkatkan jumlah subscriber dan memperluas jangkauan.
Anda dapat menggunakan HilltopAds untuk mengiklankan channel dan bot Telegram. Jenis kampanye ini biasanya digunakan untuk:
Meningkatkan jumlah subscriber
Mengarahkan traffic ke komunitas Telegram
Menguji GEO dan audiens baru
Menskalakan proyek Telegram menggunakan paid traffic
Langkah 1: Daftar sebagai Pengiklan
Buat akun advertiser di HilltopAds dan masuk ke platform.
Langkah 2: Buat Kampanye Baru
Setelah login, buat kampanye iklan baru di bagian Manage Campaigns.
Untuk promosi Telegram, format iklan Popunder adalah yang paling direkomendasikan dan paling sering digunakan, karena efektif untuk mengarahkan traffic langsung ke link eksternal, termasuk Telegram.
Gunakan pengaturan berikut sebagai titik awal:
Pengaturan | Konfigurasi yang Direkomendasikan |
Format iklan | Mobile Popunder |
URL tujuan | |
Model bidding | CPM atau CPA Goal |
Channel traffic | High + Medium Activity |
Perangkat | Mobile |
Sistem operasi | Android dan iOS secara terpisah |
Frequency capping | 1 impresi setiap 24 jam (1/24) |
Anggaran pengujian harian | $50–150 per GEO |
Total anggaran pengujian | $300–400 per GEO |
Tips: Pastikan tautan Telegram Anda dapat dibuka dengan benar di perangkat dan browser yang ingin Anda targetkan.
Langkah 3: Pilih Model Bidding
HilltopAds mendukung dua pendekatan untuk promosi Telegram:
CPM: Anda membayar untuk setiap 1.000 impresi. Model ini direkomendasikan jika Anda belum menyiapkan pelacakan konversi.
CPA Goal: Kampanye Anda dioptimalkan untuk mencapai target biaya per konversi. Model ini memerlukan pelacakan konversi melalui Postback.
Jika Anda mempromosikan channel Telegram, konversi dapat berupa subscriber baru. Untuk bot, konversi dapat berupa pengguna yang memulai bot atau menyelesaikan tindakan tertentu.
Penting: Klik pada tautan Telegram tidak otomatis berarti pengguna telah subscribe ke channel atau memulai bot.
Langkah 4: Tambahkan Link Telegram Anda
Gunakan link langsung ke channel atau bot Telegram Anda sebagai URL akhir dalam kampanye.
Contoh:
Channel Telegram:
https://t.me/yourchannelBot Telegram:
https://t.me/yourbot
Pastikan bahwa:
Link dapat diakses secara publik
Channel atau bot aktif dan berfungsi dengan baik
Langkah 5: Atur Targeting
Pilih opsi targeting sesuai dengan audiens dan tujuan kampanye Anda, seperti:
GEO: Pilih negara tempat audiens target Anda berada.
Sistem operasi (OS): Buat kampanye terpisah untuk Android dan iOS.
Browser: Mulailah dengan semua browser atau uji Chrome untuk Android serta Safari/Chrome untuk iOS.
Bahasa: Sesuaikan targeting bahasa dengan bahasa yang digunakan di channel atau bot Telegram Anda.
Proxy dan WebView: Uji kedua jenis traffic ini secara terpisah.
Jenis koneksi: Bandingkan koneksi data seluler dan Wi-Fi jika diperlukan.
Anda juga dapat merujuk ke panduan langkah demi langkah kami tentang cara membuat kampanye. Targeting yang tepat membantu menjangkau pengguna yang lebih berpotensi untuk bergabung dan berinteraksi dengan channel atau bot Telegram Anda.
Opsional: Aktifkan Targeting Khusus Telegram
HilltopAds menyediakan segmen traffic terpisah yang berkaitan dengan Telegram.
Untuk mengaktifkan opsi ini, hubungi Account Manager pribadi Anda. Fitur ini harus diaktifkan secara manual.
Kami merekomendasikan untuk menjalankan dua kampanye terpisah:
Traffic khusus Telegram: Targetkan pengguna dari sumber traffic yang berkaitan dengan Telegram.
Traffic umum: Jangkau pengguna dari sumber traffic umum.
Bandingkan biaya per subscriber baru atau per pengguna yang memulai bot untuk mengetahui pendekatan mana yang memberikan hasil lebih baik.
Langkah 6: Tetapkan Frequency Capping
Mulailah dengan 1/24, yaitu satu impresi iklan per pengguna setiap 24 jam.
Setelah mengumpulkan data performa yang cukup, uji 1/12, yaitu satu impresi setiap 12 jam.
Bandingkan biaya konversi untuk mengetahui apakah peningkatan frekuensi penayangan iklan dapat memberikan hasil yang lebih baik.
Langkah 7: Tentukan Anggaran Pengujian
Berikut anggaran awal yang direkomendasikan:
Anggaran | Jumlah |
Anggaran harian minimum | $50 per GEO |
Anggaran harian standar | $100 per GEO |
Anggaran pengujian harian yang lebih besar | $100–150 per GEO |
Total anggaran pengujian | $300–400 per GEO |
Jika Anda membuat kampanye terpisah untuk Android dan iOS, bagi anggaran yang dialokasikan untuk setiap GEO di antara kedua kampanye tersebut.
Langkah 8: Siapkan Optimasi Otomatis
Gunakan aturan optimasi otomatis untuk menghentikan pengeluaran pada zona iklan (Zones) yang tidak menghasilkan konversi.
Aturan yang direkomendasikan:
Kondisi: Sebuah zona telah menghabiskan 2–2,5 kali target CPA Anda tanpa menghasilkan satu pun konversi.
Tindakan: Tambahkan zona tersebut ke blacklist.
Contoh: Jika target CPA Anda adalah $2, Anda dapat memasukkan sebuah zona ke blacklist setelah menghabiskan $4–5 tanpa menghasilkan konversi.
Sebelum menerapkan aturan optimasi yang ketat, pastikan sistem pelacakan konversi Anda memperhitungkan kemungkinan adanya jeda waktu sebelum pengguna subscribe ke channel atau memulai bot.
Langkah 9: Lacak Hasil dan Optimalkan Performa
Untuk mengoptimalkan kampanye secara akurat, siapkan pelacakan konversi menggunakan tracker dan Postback.
Lacak tindakan seperti:
Subscriber baru pada channel Telegram
Pengguna yang memulai bot Telegram
Pengguna yang menyelesaikan tahapan onboarding bot
Tautan Telegram langsung tidak secara otomatis mengirimkan informasi tentang tindakan tersebut ke HilltopAds. Sistem tracking Anda harus dapat menghubungkan tindakan yang diselesaikan di Telegram dengan klik iklan terkait.
Jika Anda tidak dapat melacak tindakan tersebut, gunakan model bidding CPM dan evaluasi pertumbuhan serta engagement audiens secara terpisah.
Setelah mengumpulkan data yang cukup, bandingkan hasil berdasarkan GEO, sistem operasi, browser, channel traffic, dan zona iklan. Sesuaikan targeting dan bid berdasarkan performa masing-masing.
Tips Mengoptimalkan Kampanye
Gunakan deskripsi channel yang jelas dan relevan atau pesan yang disematkan (pinned message) di Telegram.
Sesuaikan targeting GEO dan bahasa dengan konten channel atau bot Telegram Anda.
Mulailah dengan anggaran pengujian sebelum meningkatkan skala kampanye.
Analisis performa menggunakan Telegram Analytics atau tools pihak ketiga.
Pemberitahuan Penting
Traffic yang dibeli melalui HilltopAds tidak boleh dijual kembali atau diarahkan kembali ke HilltopAds.
Artinya:
Anda tidak diperbolehkan mengarahkan traffic yang dibeli dari HilltopAds ke iklan, penawaran, atau produk monetisasi HilltopAds
Kami tidak menerima traffic yang sebelumnya dibeli melalui HilltopAds
Segala upaya untuk mendaur ulang traffic HilltopAds kembali ke dalam platform dilarang keras.
Butuh Bantuan?
Account Manager pribadi HilltopAds Anda dapat membantu mengaktifkan targeting khusus Telegram dan memilih pengaturan kampanye yang paling sesuai.
Anda juga dapat membaca panduan pengaturan Postback kami untuk mempelajari lebih lanjut tentang pelacakan konversi.



