Melacak Conversion dan Aktivitas Pengguna di Sepanjang Funnel
Panduan ini menjelaskan bagaimana cara melacak conversion dan micro-conversion di HilltopAds menggunakan token dan goal. Dengan mengikuti langkah-langkah berikut, Anda dapat:
Melacak berbagai tindakan pengguna dalam satu campaign
Memahami perilaku pengguna di setiap tahap funnel
Mengoptimalkan campaign berdasarkan data nyata
Langkah 1: Setup S2S Postback (jika belum dilakukan)
Sebelum mulai melacak event, Anda perlu mengatur S2S postback.
Postback adalah request yang dikirim dari tracker atau backend Anda ke HilltopAds ketika pengguna melakukan suatu aksi, seperti registrasi atau pembelian. Hal ini memungkinkan kami menerima data conversion dan menghubungkannya dengan traffic yang dikirim menggunakan token.
Sederhananya, postback adalah cara otomatis untuk mengirimkan hasil kembali ke HilltopAds.
Mengapa ini penting:
Memastikan tracking conversion yang akurat
Memungkinkan optimasi campaign berdasarkan data nyata
Mendukung tracking multiple event, termasuk micro-conversion
Jika Anda belum mengaturnya, silakan ikuti panduan langkah demi langkah untuk tracker populer di sini:
Langkah 2: Tentukan Conversion Utama dan Event Tambahan
Jika Anda menjalankan campaign CPA, tentukan terlebih dahulu aksi utama yang menghasilkan pembayaran (conversion utama), lalu pilih aksi tambahan untuk dianalisis (micro-conversion).
Conversion utama adalah event utama untuk billing dan optimasi. Micro-conversion adalah aksi tambahan yang membantu memahami perilaku pengguna secara lebih detail.
Contoh (E-commerce)
Jika tujuan Anda adalah pembelian (sale), maka itu adalah conversion utama.
Event tambahan dapat mencakup:
tambah ke keranjang (add to cart)
melihat produk (product view)
klik tombol
Dengan menganalisis langkah-langkah ini, Anda dapat melihat bagaimana pengguna bergerak dalam funnel dan menemukan potensi masalah. Misalnya, jika banyak pengguna menambahkan produk ke keranjang tetapi tidak melakukan pembelian, kemungkinan ada masalah di proses checkout atau pembayaran.
Contoh berdasarkan vertikal
Vertikal | Conversion | Micro-conversion |
iGaming | deposit | registrasi, percobaan deposit pertama, klaim bonus |
Software / Aplikasi | langganan atau paket berbayar | registrasi, instalasi, mulai trial |
Dating | membership berbayar | registrasi, pembuatan profil, pesan pertama |
OnlyFans / Platform Subscription | langganan berbayar | kunjungan profil, pendaftaran, interaksi konten |
Setiap vertikal memiliki funnel yang berbeda, jadi penting untuk menentukan event yang mencerminkan perilaku pengguna secara akurat. Struktur event yang baik membantu mengidentifikasi titik lemah dan meningkatkan performa campaign.
Langkah 3: Konfigurasi Event di Tracker / Platform
Pastikan tracker Anda mendukung multiple postback (satu postback per event).
Fitur ini biasanya disebut sebagai:
“Postback URL per event”
“Multiple events tracking”
Contoh (Voluum)
Aktifkan opsi:
Traffic source postback URL per event typeBuat event berikut:
Conversion utama (misalnya startTrial)
https://trackhta.com/close/?token={externalid}&price={{price}}¤cy={{currency}}&advertiserid=xxxTidak menggunakan goal
Digunakan untuk billing
* Ganti advertiserid=xxx dengan advertiser ID Anda yang sebenarnya.
Micro-conversion (misalnya registrasi)
https://trackhta.com/close/?token={externalid}&goal=reg&advertiserid=xxxMenggunakan goal
Digunakan untuk analisis
Setelah setup selesai, Anda dapat:
Melacak multiple event dalam satu campaign
Menganalisis perilaku pengguna di berbagai tahap funnel
Mengidentifikasi titik drop-off
Meningkatkan performa campaign berdasarkan data yang lebih detail
Kesalahan umum yang perlu dihindari
Token tidak ditambahkan dalam postback
Menambahkan goal pada conversion utama
Tidak memisahkan event di tracker
Menggunakan nama goal yang tidak konsisten
Goal bersifat opsional, tetapi wajib digunakan jika Anda ingin melacak micro-conversion.
Perlu diperhatikan bahwa tidak semua advertiser menyediakan data micro-conversion secara default, sehingga mungkin diperlukan setup tambahan atau koordinasi dengan partner atau tracker Anda.
Struktur event yang rapi dan konsisten akan menghasilkan data yang lebih akurat dan membantu Anda mengoptimalkan campaign dengan lebih efektif.

